Perlukah Imunisasi Varisela Bagi Tubuh? Apa Efek Sampingnya?

Varisela atau Chickenpox merupakan nama lain dari penyakit cacar air. Penyakit ini ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh, munculnya ruam-ruam menyerupai bintil melepuh yang berisi cairan dan akan pecah pada waktunya. Penyakit cacar air ini biasanya menyerang seseorang saat masih anak-anak, namun juga memungkinkan terjadi pada usia dewasa. Oleh karena itu, agar terhindar dari penyakit ini maka diharapkan melakukan imunisasi Varisela.

Pengertian Imunisasi Varisela

Imunisasi Varisela atau yang biasa disebut dengan imunisasi cacar air merupakan imunisasi yang diberikan untuk melindungi tubuh agar terhindar dari penyakit cacar air. Satu dosis imunisasi cacar air ini dapat mencegah hingga 95% penyakit sedang dan 100% penyakit berat. Meskipun cacar air dapat sembuh dengan sendirinya, namun tidak menutup kemungkinan akan terjadi serangan varisela yang berulang jika seseorang memiliki penurunan daya tahan tubuh.

Cara untuk mencegah cacar air untuk seseorang yang tidak memiliki kekebalan VVZ adalah dengan cara menghindari kontak langsung dengan penderita cacar air. Selain itu, bisa juga dengan melakukan vaksin Varicella-Zoaster. Vaksin ini merupakan vaksin yang harus diberikan ketika seseorang dalam keadaan sehat dan termasuk vaksin hidup.

Jadwal Imunisasi Varisela

Imunisasi Varisela diberikan kepada anak yang sudah berusia lebih dari 12 bulan dengan 1 kali suntikan. Namun, jika usia anak sudah menginjak di atas 12 tahun, maka imunisasi ini harus diberikan sebanyak 2 kali dengan jarak waktu penyuntikan 1 sampai 2 bulan. Cara penyuntikannya yaitu dengan menggunakan jarum suntik kecil yang dimasukkan ke dalam lemak (subkutan). Vaksin Varisela sendiri terdiri dari beberapa merek yaitu Varivak, Okavak dan Varilik.

Manfaat Imunisasi Varisela

Manfaat diberikannya imunisasi Varisela pada anak adalah untuk mencegah terjadinya penyakit cacar air yang disebabkan adanya virus Varisela. Jika pemberian imunisasi ini diberikan pada seseorang saat masih bayi, maka akan memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik terhadap serangan berbagai macam penyakit.

Efek Samping Imunisasi Varisela

Efek samping yang ditimbulkan setelah melakukan imunisasi Varisela dapat dirasakan oleh beberapa orang. Efek samping tersebut di antaranya adalah sebagai berikut:

  1. Nyeri atau bengkak pada bekas suntikan
  2. Demam
  3. Ruam ringan pada bekas suntikan
  4. Kejang yang disebabkan karena demam
  5. Dan masalah berat seperti radang paru-paru (sangat jarang terjadi)

Selain itu, setelah melakukan imunisasi Varisela biasanya akan muncul bintik-bintik cacar yang jumlahnya tidaklah banyak. Jika mengalami gejala tersebut, janganlah khawatir karena ini hanyalah bagian dari reaksi tubuh terhadap pemberian imunisasi Varisela. Gejala ini juga tidak perlu diobati dan juga tidak akan menular pada orang lain.

Jika Anda orang tua yang memiliki akan, segeralah lakukan imunisasi Varisela kepada anak Anda, karena mencegah lebih baik daripada mengobati. Namun, alangkah lebih baik jika sebelumnya Anda mengkonsultasikannya terlebih dahulu ke dokter mengenai waktu yang tepat untuk memberikan imunisasi tersebut.

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *