Pemberian Vaksin Influenza Yang Ternyata Penting Dan Dibutuhkan Manusia

Seperti yang kita tahu, penyakit influenza atau yang lebih dikenal dengan flu merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh infeksi berat yang menyerang saluran pernapasan. Infeksi flu ini biasanya mudah menular melalui udara maupun air liur yang sudah terinfeksi. Virus flu ini sendiri memiliki dua subtipe, yakni subtipe A dan B.

Untuk mencegah terjangkit virus flu ini, salah satu solusinya adalah dengan pemberian vaksin. Vaksin influenza merupakan sebuah imunisasi yang diberikan untuk menumbuhkan sistem antibodi yang dapat menangkal virus flu tersebut. Vaksin ini sangat bermanfaat karena merupakan perlindungan terbaik terhadap penyakit flu, terutama pada musim pancaroba yang rentan muncul penyakit ini. Oleh karena itu, mari kita simak bersama informasi selengkapnya mengenai pemberian vaksin yang ampuh untuk perlindungan terhadap flu.

Informasi Lengkap Tentang Virus Influenza

  1. Dampak yang dapat ditimbulkan oleh penyakit ini berbeda pada setiap orang. Meskipun orang merasa badannya sehat, namun ternyata bisa saja dirinya sedang terserang flu dan menularkannya kepada orang lain. Pemberian vaksin flu ini sangat bermanfaat guna meminimalisir risiko yang dapat ditimbulkan akibat virus flu. Dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) sendiri menyarankan pemberian vaksin kepada bayi dengan usia di atas 6 bulan.
  2. Tipe vaksin flu ini terbagi menjadi 2 jenis. Yang pertama adalah vaksin flu trivalent, yakni sebuah vaksin yang mengandung 2 virus flu tipe A (H1N1 dan H3N2) serta satu virus tipe B. Sedangkan yang kedua adalah vaksin quadrivalent, yakni vaksin yang mengandung 2 virus tipe A dan 2 virus tipe B.
  3. Jadwal pemberian vaksin :
  • Vaksin dengan jenis trivalent ini diberikan dengan cara disuntikkan ke bagian tubuh. Namun bisa juga dengan menggunakan jet injector untuk orang dewasa dengan rentang usia 18 hingga 64 tahun. Sedangkan dosis yang tertinggi bisa diberikan kepada lansia yang berusia lebih dari 65 tahun. Kemudian vaksin suntik yang diberikan kandungan tambahan juga diperuntukkan bagi lansia lebih dari 65 tahun. Dan suntikan vaksin trivalent bebas telur diperuntukkan bagi orang dewasa di atas usia 18 tahun.
  • Yang kedua adalah suntikan dengan vaksin quadrivalent. Vaksin ini hanya diberikan pada golongan usia tertentu. Suntikan vaksin quadrivalent intradermal, yakni suntikan pada jaringan kulit, diberikan kepada orang dewasa dengan rentang usia 18 hingga 64 tahun. Sedangkan vaksin quadrivalent yang mengandung virus dari pertumbuhan kultur sel diberikan kepada anak-anak usia di atas 4 tahun.
  • Vaksin flu hidup juga tersedia dengan penggunaan yang diberikan dalam bentuk semprotan pada hidung. Vaksin jenis ini dapat diberikan pada orang dalam kondisi sehat dari usia 2 – 49 tahun.

 

  1. WHO sendiri merekomendasikan pemberian vaksin flu ini kepada orang-orang yang paling rentan terkena penyakit flu. Yakni anak yang berusia 6 bulan hingga 5 tahun, lansia lebih dari 65 tahun, wanita yang sedang hamil, para penderita penyakit kronis, dan pekerja di bidang medis.
  2. Ada beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan setelah pemberian vaksin flu ini. Yaitu rasa nyeri atau bengkak pada area yang disuntik, demam, mual, sesak napas, suara yang serak, jantung berdebar, mual dan sebagainya. Efek samping-efek samping tersebut cenderung jarang dialami, dan jika mengalaminya pun gejalanya ringan lalu berangsur-angsur akan hilang.

Demikian beberapa info yang bisa disajikan mengenai vaksin influenza. Penyakit flu ini seringkali diremehkan karena masyarakat masih menganggapnya sebagai penyakit ringan. Namun kita tetap harus waspada karena jika tidak segera ditangani, bisa membahayakan kondisi sang penderita.

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *