Mari Kenali Pentingnya Pemberian Vaksin Rotavirus

Infeksi rotavirus adalah sebuah virus yang mampu menyebabkan penyakit muntah dan juga diare pada bayi. Muntah dan diare yang diakibatkan oleh virus ini dapat menjadi sebuah komplikasi yang berat dan dapat menyebabkan dehidrasi. Dehidrasi tentunya sangat berbahaya terutama untuk bayi, karena akan mengalami kekurangan cairan pada tubuhnya.

Salah satu cara untuk mencegah penyakit yang cukup berbahaya bagi bayi tersebut adalah dengan pemberian vaksin. Pemberian vaksin ini sangat bermanfaat agar tubuh bayi terlindungi dari infeksi rotavirus yang berat. Vaksin ini pun juga cukup efektif dalam mencegah datangnya infeksi. Berikut informasi selengkapnya mengenai pemberian vaksin atau imunisasi tersebut.

Hal Yang Perlu Diketahui Tentang Vaksin Rotavirus

  1. Jadwal Pemberian Vaksin

Vaksin atau imunisasi ini diberikan secara berkala sebanyak 2 – 3 dosis, bergantung pada jenis vaksin yang diberikan. Vaksin ini sendiri memiliki 2 jenis yang efektivitasnya hampir sama, yaitu Rotarix (RV1) dan Rotateq (RV5). Jadwal pemberiannya adalah sebagai berikut :

  • Jika vaksin yang diberikan adalah jenis RV1, maka imunisasi yang dilakukan adalah sebanyak 2 kali. Dosis pertama diberikan pada bayi yang berusia 2 bulan. Sedangkan dosis kedua diberikan pada bayi dengan usia 4 bulan.
  • Jika vaksin yang diberikan adalah jenis RV5, maka imunisasi akan dilakukan sebanyak 3 kali. Dosis pertama diberikan pada bayi dengan usia 2 bulan. Dosis kedua diberikan pada bayi yang berusia 4 bulan. Sedangkan dosis ketiga diberikan pada bayi yang berusia 6 bulan.
  • Vaksin dosis pertama sebaiknya tidak diberikan pada bayi dengan usia lebih dari 15 minggu, karena belum tercantum data keamanan bagi bayi jika diberikan vaksin pada usia tersebut. Jangan pula berikan vaksin pada bayi dengan usia lebih dari 32 minggu, karena belum ada pula data yang menyatakan tentang kefektivan pemberian vaksin pada usia tersebut.
  • Vaksin atau imunisasi ini dapat diberikan pada bayi yang sedang menyusui. Sudah terbukti efektivitasnya yang sama antara bayi yang menyusui dengan bayi yang tidak diberikan ASI.
  • Vaksin ini juga dapat diberikan pada bayi yang mengalami penyakit ringan sementara. Jika penyakitnya termasuk berat, maka tidak disarankan untuk melakukan proses vaksinasi.

 

  1. Perbedaan Kedua Jenis Vaksin

Kedua vaksin yang diberikan kepada bayi yakni RV1 dan RV5 memiliki perbedaan. Perbedaannya terletak pada komposisi vaksin. Pada vaksin RV5 komposisinya terdiri dari 5 jenis virus re-assortant berasal dari sapi dan manusia. Sedangkan vaksin RV1 mengandung satu jenis virus yang berasal dari manusia.

 

  1. Pemberian Bersamaan Dengan Vaksinansi Lain

Vaksin ini dapat diberikan secara bersamaan dengan vaksinasi lainnya seperti vaksin DtaP, vaksin HiB, vaksin IPV, vaksin Hepatitis B, dan juga vaksin PCV. Hal ini telah terbukti bahwa tidak terjadi gangguan dengan pemberian vaksin-vaksin tersebut secara bersamaan.

  1. Cara Pemberian Vaksin

Vaksin ini berbentuk cairan yang proses pemberiannya dapat dilakukan melalui mulut atau dengan cara ditelan.

  1. Efek Yang Ditimbulkan Setelah Pemberian Vaksin

Umumnya, setelah pemberian vaksin ini tidak terjadi efek samping-efek samping yang berarti. Akan tetapi, sebagian bayi mungkin saja akan mendapatkan efek samping ringan seperti muntah maupun diare ringan untuk sementara waktu.

Itulah beberapa informasi penting yang patut Anda ketahui mengenai vaksin rotavirus. Kita perlu memperhatikan segala jenis pencegahan terhadap berbagai penyakit pada bayi karena bayi memiliki tubuh yang rentan. Semoga informasi tersebut bermanfaat.

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *