Fakta-Fakta Penting Mengenai HiB

HiB atau kependekan dari Haemophilus influenzae type B merupakan bakteri yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami beberapa penyakit serius. Bakteri ini termasuk dalam golongan dari bakteri Haemophilus influenzae. Bakteri ini biasanya menginfeksi anak-anak di bawah usia 5 tahun. Namun tak dapat dipungkiri pula orang dewasa dapat terjangkit penyakit yang disebabkan oleh bakteri ini.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut mengenai HiB, maka berikut akan disajikan beberapa fakta mengenai virus tersebut. Yuk, simak saja uraiannya di bawah ini.

Fakta-fakta Penting HiB

  1. Penyakit-Penyakit Yang Mungkin Ditimbulkan
  • Meningitis

Penyakit meningitis merupakan sebuah infeksi yang menjangkit selaput pelindung otak manusia dan juga saraf tulang belakang. Meningitis merupakan penyakit yang paling berbahaya yang dapat ditimbulkan akibat terjangkit bakteri Haemophilus influenzae type B tersebut. Risiko paling berat dari penyakit meningitis adalah kematian. Tapi jika masih bertahan hidup, maka penyakit ini dapat menimbulkan kerusakan otak secara permanen, tuli, penghambatan pada proses pertumbuhan dan perkembangan anak, dan juga kejang-kejang.

  • Epiglotitis

Penyakit ini merupakan sebuah infeksi yang menyerang katup pintu masuk pada tenggorokan atau epiglotis. Gejala yang ditimbulkan penyakit ini adalah rasa nyeri di tenggorokan sehingga mengalami kesulitan saat menelan, demam, suara menjadi serak, napas yang tidak teratur, dan keluarnya air liur.

  • Pneumonia

Penyakit yang satu ini disebut juga dengan infeksi atau radang paru-paru. Gejala yang ditimbulkan adalah napas yang sesak, nyeri pada dada, munculnya demam, batuk, dan juga kesulitan untuk minum bagi bayi atau anak.

  1. Proses Penyebaran Penyakit

Haemophilus influenzae type B ini dapat menyebar ketika orang yang terjangkit mengalami batuk atau bersin. Bakteri ini biasanya tinggal di hidung dan juga tenggorokan orang yang terjangkit. Selain itu, penyebarannya akan efektif di antara anggota keluarga dan juga tempat pusat penitipan anak.

 

  1. Cara Pencegahan Penyakit Adalah Dengan Pemberian Imunisasi Atau Vaksin

Pengertian vaksin dari Haemophilus influenzae type B ini adalah pemberian imunisasi   yang dimasukkan ke dalam tubuh dengan cara penyuntikan pada bagian paha. Vaksin ini bermanfaat untuk mencegah terjangkit penyakit-penyakit berbahaya seperti di atas.

 

  1. Siapa Sajakah Yang Memerlukan Vaksin?

Vaksin ini sangat disarankan untuk diberikan kepada semua anak yang usianya di bawah 5 tahun. Hal ini dilakukan karena anak-anak masih sangat rentan terhadap infeksi penyakit. Sedangkan anak di usia lebih dari 5 tahun maupun orang dewasa sejatinya tidak memerlukan vaksin. Namun, jika orang tersebut sudah menderita penyakit seperti asplenia, HIV, ataupun anemia sel sabit, maka dokter kemungkinan akan menyarankan orang tersebut untuk diberikan vaksin.

  1. Jadwal Pemberian Vaksin

Sesuai dengan rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), vaksin ini diberikan pada anak secara bertahap. Yaitu dimulai sejak bayi berusia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan booster yang diberikan antara usia 15-18 bulan.

  1. Efek Samping Yang Ditimbulkan

Efek samping yang mungkin terjadi pada bayi atau anak yang diberikan vaksin adalah demam ringan, nyeri atau bengkak pada area suntikan, maupun kulit kemerahan pada area tersebut. Efek samping ini adalah wajar adanya dan dapat hilang dengan sendirinya selama beberapa hari. Efek berat seperti alergi juga dapat terjadi, namun sangat jarang terjadi.

Itulah beberapa fakta mengenai HiB yang dapat menimbulkan beberapa penyakit berbahaya. Sebagai orang tua, kita harus memperhatikan imunisasi apa saja yang wajib diberikan kepada anak supaya nantinya kesehatan anak terjamin dengan baik hingga dewasa.

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *