Apa Itu Imunisasi DPT? Wajibkah untuk Anak-anak?

Imunisasi DPT merupakan salah satu imunisasi yang wajib diberikan kepada anak-anak di Indonesia. Kenapa bayi atau anak-anak harus diberikan imunisasi ? Karena pada dasarnya bayi sangat rawan terserang berbagai macam penyakit, untuk itulah perlu diberikan imunisasi secara rutin. Supaya lebih jelas mengenai pengertian, manfaat, jadwal pemberian dan efek samping imunisasi DPT berikut penjelasannya.

Pengertian Imunisasi DPT

Imunisasi DPT merupakan vaksin yang berisi kuman Difteri, Petusis, dan Tetanus yang sudah dilemahkan yang kemudian digunakan untuk meningkatkan kekebalan tubuh seseorang terhadap penyakit Difteri, Petusis, dan Tetanus. Vaksin ini terdiri atas dua jenis yaitu vaksin panas dan tidak panas.

Jadwal Pemberian Imunisasi DPT

Untuk pemberian imunisasi dapat dilakukan sebanyak 5 kali yaitu 3 kali imunisasi dasar dan 2 kali imunisasi lanjutan. Kenapa dilakukan imunisasi sebanyak 3 kali ? Hal ini karena tubuh bayi saat pemberian imunisasi dasar masih belum memiliki antibodi yang protektif terhadap virus dan bakteri penyebab Difteri, Petusis, dan Tetanus. Tubuh bayi atau anak-anak baru memiliki antibodi setelah dilakukan imunisasi sebanyak 3 kali. Berikut ini jadwal pemberian imunisasi dasar untuk bayi atau anak-anak:

  1. Pemberian imunisasi pertama dilakukan saat bayi berumur 2 bulan
  2. Pemberian imunisasi kedua dapat diberikan ketika usia bayi mencapai umur 3 bulan
  3. Pemberian imunisasi ketiga atau yang terakhir dapat diberikan saat bayi berumur 4 bulan

Supaya kekebalan tubuh tetap terjaga, imunisasi ulang harus dilakukan sebanyak dua kali, yaitu:

  1. Berikan imunisasi lanjutan setelah satu tahun pemberian imunisasi dasar yang ketiga
  2. Untuk vaksin lanjutan yang kedua dapat diberikan saat usia anak sudah menginjak usia sekolah yaitu usia 5 tahun.

Untuk setiap anak diberikan dosis sebanyak 0,5 ml yaitu dengan cara intramuscular (dalam otot). Penyuntikan dilakukan pada bagian paha atas dan tidak disarankan pada daerah sekitar bokong.

Manfaat Imunisasi DPT

Pemberian imunisasi bertujuan untuk merangsang kekebalan tubuh terhadap penyakit difteri, pertusis, dan tetanus. Sedangkan manfaatnya dari imunisasi ini yaitu untuk memberikan perlindungan kepada bayi atau anak-anak dari serangan penyakit difteri, pertusis dan tetanus pada waktu yang bersamaan. Maka dari itu, pemberian imunisasi harus sesuai jadwal dan jangan sampai terlewatkan agar buah hati Anda mendapat perlindungan yang maksimal.

Efek Samping Imunisasi DPT

Untuk efek samping yang diterima oleh anak-anak sangat bervariasi, tergantung dari kondisi anak itu sendiri. Namun, untuk efek samping yang sering terjadi setelah pemberian imunisasi seperti muncul pembengkakan di sekitar lokasi penyuntikan dan biasanya berwarna merah serta terasa nyeri. Kemudian terjadi demam yang tinggi, sehingga membuat bayi menangis dan rewel. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena efek samping tersebut masih dalam kondisi wajar.

Itulah beberapa informasi mengenai imunisasi DPT. Bagi Anda para orang tua jangan sampai lupa untuk melakukan imunisasi secara rutin di posyandu atau pelayanan kesehatan terdekat. Dengan memberikan imunisasi secara rutin berarti Anda telah memberikan kasih sayang dan perlindungan kepada buah hati tercinta.

Baca Juga:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *